-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sempat Kalah Saing dari Generasi Emas Evan Dimas, Adam Alis Kini Justru Menikmati Puncak Karier

Rabu, 09 September 2026 | September 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-09T12:27:57Z


Bandung — Roda nasib pesepak bola profesional kerap berputar dengan cara yang tidak terduga. Pecinta sepak bola Tanah Air tentu masih mengingat betul era keemasan Timnas Indonesia U-19 asuhan Indra Sjafri saat menjuarai Piala AFF U-19 2013, sebuah era ketika perhatian publik tersedot penuh pada nama-nama tenar seperti Evan Dimas Darmono, Muhammad Hargianto, hingga Paulo Sitanggang.


Namun, di balik gemerlap sorotan terhadap generasi tersebut, seorang gelandang berbakat asal Jakarta sempat luput dari radar utama tim nasional kelompok umur. Pengamat sepak bola nasional, Tommy Welly atau akrab disapa Bung Towel, pernah menyoroti bahwa pada periode itu sebenarnya ada sosok gelandang berteknik tinggi yang kurang mendapat sorotan publik, yakni Adam Alis.


Kalah bersaing dan berada di bawah bayang-bayang pamor Evan Dimas dan kolega pada usia muda tidak lantas memadamkan tekad Adam Alis. Memulai perjalanan panjang lewat jam terbang antarklub papan atas seperti Persija Jakarta, Arema FC, hingga Borneo FC Samarinda, pemain kelahiran 1993 ini mematangkan mentalitas dan kedisiplinan taktiknya di kompetisi kasta tertinggi.


Kerja keras dan konsistensi tersebut kini berbuah manis. Saat beberapa bintang seangkatannya perlahan meredup dan kesulitan mempertahankan performa terbaik, Adam Alis justru menikmati masa emas kariernya bersama Persib Bandung. Ketenangannya mengawal lini tengah terbukti krusial, hingga sukses mempersembahkan dua trofi bergengsi bagi skuad Pangeran Biru dalam dua tahun terakhir.


Perjalanan karier Adam Alis menjadi refleksi inspiratif bahwa sukses dalam karier sepak bola bukanlah ajang lari cepat, melainkan maraton panjang. Dedikasi tanpa henti dan keuletan dalam kesunyian membuktikan bahwa waktu bersinar setiap individu berbeda, selama komitmen untuk terus berjuang tidak pernah padam.

×
Berita Terbaru Update