JAKARTA – Langkah konkret dan inspiratif dalam menjaga kesehatan generasi muda ditunjukkan oleh Dewi Masyitah, seorang guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SMPN 35 Jakarta. Bersama manajemen sekolah, ia secara konsisten menyediakan fasilitas pengisian ulang (refill) air galon secara gratis setiap hari bagi seluruh peserta didik di lingkungan sekolah.
Keputusan menghadirkan fasilitas ini dilatarbelakangi oleh rasa prihatin yang mendalam terhadap maraknya kebiasaan para siswa yang gemar mengonsumsi minuman manis dan berwarna secara berlebihan. Kebiasaan jajan minuman tinggi gula di kalangan anak sekolah bukan hanya mengancam kesehatan fisik jangka panjang, melainkan juga berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan sejak usia dini.
Guna menunjang keberlanjutan gerakan hidup sehat ini, pihak SMPN 35 Jakarta bahkan telah mengambil langkah progresif dengan memasang mesin penyaring air bersih khusus di area sekolah. Keberadaan instalasi pemurni air tersebut memastikan kualitas dan kebersihan air konsumsi tetap terjaga sesuai standar kesehatan. Setiap harinya, sekolah menyiapkan belasan hingga puluhan galon air minum yang siap diakses oleh para siswa kapan saja tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Sebagaimana dilansir dari informasi yang diunggah oleh akun Instagram Rela, inisiatif ini dirancang bukan sekadar sebagai penyedia sarana fisik, melainkan sebagai bentuk edukasi terapan. Pihak sekolah ingin menanamkan kesadaran pentingnya kecukupan hidrasi air putih serta membiasakan pola hidup sehat secara berkelanjutan di lingkungan pendidikan.
Aksi nyata ini membuktikan bahwa peran pendidik tidak terbatas pada penyampaian materi di dalam kelas, melainkan mencakup perlindungan terhadap tumbuh kembang dan kesejahteraan para murid secara menyeluruh. Gerakan sederhana berupa penyediaan air putih gratis ini menjadi contoh konkret bagaimana lingkungan sekolah dapat dibentuk menjadi ruang yang kondusif bagi pembentukan karakter dan kebiasaan sehat generasi penerus.
Menurut Anda, perlukah seluruh sekolah di Indonesia menerapkan gerakan penyediaan refill air gratis seperti ini demi melindungi kesehatan para siswa? Bagikan pandangan dan pendapat Anda di kolom komentar!
.png)